Pengabdian Kepada Masyarakat
Prodi Keperawatan Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah Gelar Pengabmas di RS Sansani Pekanbaru
BMBerita.com, Pekanbaru - Program Studi Keperawatan Fakultas Kesehatan Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah laksanakan Pengabmas Al Masyarakat di Rumah sakit Sansani Pekanbaru, Kamis (6/72023).
Kegiatan yang mengambil tema "Penguatan peran perawat terhadap penanganan keselamatan pasien berbasis profesionalisme dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan keperawatan di RS Sansani Pekanbaru dalam menyongsong era 5.0" Dirasa sangat penting mengingat Rumah sakit sebagai institusi pemberi layanan kesehatan dengan kompleksitas yang tinggi dan menyediakan beberapa jenis pelayanan seperti rawat jalan, rawat inap dan gawat darurat harus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Fasilitas pelayanan kesehatan perlu menyelenggarakan keselamatan pasien untuk memberikan perawatan kepada pasien agar lebih aman, yang meliputi manajemen resiko, pelaporan dari pengenalan hingga penataan resiko, pelaporan dan analisis kecelakaan, dan penanganan berupa solusi mengurangi terjadinya resiko dan menghindari timbulnya cedera akibat kelalaian dalam melakukan suatu tindakan kepada pasien atau melakukan tindakan yang selayaknya dilakukan sebagaimana yang tertuang dalam Permenkes 2017.

Rumah Sakit Sansani berusaha untuk menjadi rumah sakit harapan dan pilihan masyarakat Pekanbaru dan sekitarnya. Untuk itu, RS Sansani terus menerus melakukan perbaikan dalam memberikan pelayanan kesehatan berupa ruangan yang nyaman, keselamatan pasien, tenaga yang terampil, berintegritas tinggi, sopan dan ramah penuh kasih sayang sesuai dengan motto “Melayani dengan IKHSAN (Ikhlas dan Santun)”.
RS Sansani terus berupaya agar bisa memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan sesuai standar sehingga banyak masyarakat yang nantinya dapat merasakan fasilitas pelayanan kesehatan yang memadai dan sesuai standar.
Berdasarkan hasil wawancara Tim PKM dari FaKes Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah dengan kepala bidang keperawatan terkait dengan pelaksanaan pasien safety, kepala bidang keperawatan mengatakan bahwa RS Sansani sudah membentuk Komite Keselamatan Pasien Rumah Sakit yang bertugas membuat pelaporan Insiden Keselamatan Pasien secara continue dan pengawasan secara berkala.
Begitu juga kebijakan atau SOP dalam hal pelaporan insiden keselamatan pasien sudah tersedia, namun belum semua perawat mendapatkan pelatihan tentang patient safety, serta masih memerlukan perbaikan dibeberapa SOP yang telah ditetapkan.

Tim PKM FaKes Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah yang turun adalah Ns. Dilgu Meri, M. Kep sebagai Ketua PKM dan Ns. Fitra Mayenti, M. Kep sebagai Narasumber yang membahas tentang profesionalisme tenaga keperawatan dalam penerapan pasien safety.
Ketua PKM IKTA Dilgu Meri menyampaikan bahwa jumlah peserta dalam kegiatan PKM ini sebanyak 20 orang, yang terdiri dari Kepala Ruangan, Ketua Tim, Perawat pelaksana dari RS Sakit Sansani dan beberapa orang Mahasiswa Program Studi Keperawatan Fakultas Kesehatan IKTA. “Sebelum pemberian materi Tim PKM IKTA melakukan pretest terlebih dahulu kepada peserta terkait profesionalisme perawat dalam penerapan pasien safety dan setelah pemberian materi juga dilakukan postest, ini dilakukan untuk mengetahui pemahaman peserta sebelum dan setelah diberikan materi” imbuhnya.









Komentar Via Facebook :