Upaya Diskominfotik Pemkab Rohil Membangun Infrastruktur Menuju Smart City
Kadis Kominfotiks Rokan Hilir Indra Gunawan, SE., MH
BMBerita.com, Rohil - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Pemkab Rohil) melalui Dinas Komunikasi Informatika, Statistik Dan Persandian (Diskomifotiks) serius dalam membangun insfrastruktur menuju smart city.
Konsep smart city merupakan konsep pengelolaan kota yang berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) agar kota menjadi lebih cerdas dan efisien di dalam memanfaatkan dan mengelola Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber daya lainnya sehingga warganya bisa hidup nyaman aman dan berkelanjutan.
Smart city diharapkan dapat membantu solusi kendala perkotaan dan memberikan manfaat bagi pemerintah dan masyarakat yakni peningkatan kualitas hidup seperti efisiensi dan efektifitas alokasi sumber daya daerah, mengurangi kesenjangan dalam masyarakat.
untuk mewujudkannya, berbagai upaya telah dilakukan pemkab rohil seperti mengembangkan teknologi digital dan membangun infrastruktur penunjangnya
“Penggunaan teknologi digital dewasa ini menjadi sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintahan seperti pelayanan publik , menjamin transparansi, efisien dan efektif. hal ini dilakukan dalam rangka pengembangan dan penerapan e-Government sebagai bagian dari Kebijakan dan Strategi Nasional Pemerintah guna mewujudkan kepemerintahan yang baik (good governance). ” ujar kepala Dinas Kominfotiks Rokan hilir Indra Gunawan, SE.,MH Rabu (12/4/23).
Indra mengatakan, inovasi dengan semangat integritas, optimisme serta komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Rokan Hilir, Dinas Komoninfotiks telah membangun berbagai aplikasi dan website diantaranya aplikasi E-SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas), aplikasi E- Absensi, Aplikasi Simatrik, Website PPID serta Website resmi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertujuan sebagai pendukung terwujudnya Smart City pada kabupaten Rokan HiLir.”kata Indra.
Selain itu sambung Indra, kedepannya kita juga akan membuatkan Website kepada seluruh OPD hingga tingkat kecamatan dan bagi seluruh OPD yang sudah memiliki website resminya diharapakan juga dapat mengelolanya secara aktif seperti mengisi atau membuat konten berita yang sejalan dengan program pemerintah.
Bangun Infrastruktur
Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) sendiri memiliki tantangan tersendiri dalam mewujudkan smart city karena masih banyak wilayah yang sulit untuk mengakses jaringan internet, hal ini desebabkan karena keterbatasan layanan jaringan internet dari beberapa penyedia jaringan telekomunikasi.
Minimnya jaringan internet di pedesaan menyebabkan harga internet juga masih tergolong tinggi, dan kualitas jaringan yang belum maksimal menjadi keluhan masyarakat.
Untuk mengantisipasi itu, Bupati Rohil melalui Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiks) Indra Gunawan SE MH telah melakukan berbagai terobosan agar masyarakat mendapatkan akses jaringan internet dengan maksimal.
Kadis Kominfotik Rohil Indra Gunawan, SE MH menyebutkan, Pemda Rohil melalui Diskominfotiks akan segera membuka akses internet murah dan cepat bagi masyarakat di Desa-desa/kepenghuluan.
"Alhamdulillah kita sudah berhasil menggandeng salah satu provider plat merah. Ini merupakan inisiatif pak Bupati untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses internet. Sehingga, informasi mudah didapatkan," kata Indra.
Indra Gunawan memaparkan, untuk uji coba internet murah dan cepat tersebut pada tahap awal akan dilaksanakan di tiga wilayah kepenghuluan. Dimana, tiga wilayah yang dimaksud yakni, Bangko Pusako, Ujung Tanjung dan Bagan Batu.
"Bagi masyarakat yang mau hanya dikenakan Rp 140 ribu per bulannya dengan kecepatan internet 10 Mbps. Ini betul-betul untuk membantu masyarakat, " terangnya.
Jaringan Internet itu kata Indra, nantinya akan disalurkan melalui jaringan kabel optik. Dimana, pemasangan dan peralatan nya secara keseluruhan gratis dan hanya membayar biaya bulanan.
"Sebelumnya kita sudah melaksanakan survey bersama pihak provider dan dalam waktu dekat akan kita jalankan. Sebelum pemasangan kita terlebih dahulu akan melaksanakan sosialisasi terhadap masyarakat dan pihak kepenghuluan, " paparnya.
Indra Gunawan juga menegaskan bahwa, dalam kerjasama dengan pihak provider salah satu plat merah itu, Pemda Rohil tidak mengeluarkan anggaran dari APBD dan murni investasi dari pihak provider.
"Tiga wilayah percobaan awal tersebut telah dipasang infrastruktur seperti Jaringan backbone dan OLT pada tiang-tiang listrik milik PT PLN," jelasnya.
Sementara untuk pengelolaan internet murah itu sendiri nantinya akan di kelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) masing-masing wilayah mulai dari pemasangan hingga pembayaran.
"Jadi nantinya BUMDes bisa memiliki penghasilan. Kita juga sudah melakukan studi banding kewilayah yang sukses menyelenggarakan program tersebut seperti Kabupaten Kediri Jawa Timur dan Sukabumi Jawa Barat, " ungkapnya.
Pengadaan jaringan internet murah dan cepat ini jelas Indra, juga akan membuka lapangan pekerjaan baru di desa. Mulai dari tenaga administrasi, operator, marketing maupun maintenance jaringan. Karena murni pengelolaan dijalankan oleh BUMDes. Sementara pihak provider berinvestasi untuk membuka akses dan infrastrukturnya.
"Pihak BUMDes juga akan mendapatkan pemasukan dari pola marketing dan pemeliharaan jaringan. Jadi jaringan internet mereka pelihara sendiri, tanggungjawab sendiri agar terus berjalan lancar," terang Indra Gunawan.
Diskominfotik juga melobi salah satu anak perusahaan BUMN yakni PT. Icon Plus Indonesia.
"Saya telah berkoordinasi dengan GM PT Icon dan mereka sangat mendukung gagasan pak Bupati menjadikan Bagansiapiapi sebagai Smartcity," kata Indra Gunawan SE MH saat dikonfirmasi, Sabtu (8/4/2023).
Sebagai bentuk dukungan PT Icon Plus dalam pengembangan program smartcity Bagansiapiapi lanjutnya, untuk tahap awal tahun ini pihak icon akan memasang 3 titik CCTV di persimpangan dalam kota Bagansiapiapi.
"Ini diberikan secara cuma-cuma oleh PT Icon dengan CCTV resolusi tinggi tanpa menggunakan APBD," tegas Indra.
Sebelum pemasangan CCTV nantinya sebut Indra, terlebih dahulu akan dilakukan survey untuk menentukan lokasi yang tepat dalam pemasangan tahap awal.
Program smartcity Bagansiapiapi ini kata Indra, berkaca dari berbagai wilayah yang ada di Indonesia seperti pulau jawa. Dimana, hampir disetiap persimpangan gang sudah memiliki CCTV.
Smartcity ini juga, akan memudahkan dalam pemantauan dan pengawasan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
"Kita berharap kedepan ibu kota Bagansiapiapi akan menjadi prototype kota digital di kabupaten Rokan Hilir, " pungkasnya. (adv)









Komentar Via Facebook :