BMBerita.com

Pengabmas Civitas Akademika STIKes Al Insyirah Pekanbaru

Manajemen Pencegahan Covid 19 Melalui Edukasi PHBS Pada Anak Usia Sekolah

Manajemen Pencegahan Covid 19 Melalui Edukasi PHBS Pada Anak Usia Sekolah

BMBerita.com, Pekanbaru - PHBS adalah singkatan dari Pola Hidup Bersih dan Sehat. PHBS merupakan segala perilaku sehat yang diterapkan oleh seseorang atau kelompok dengan penuh kesadaran sehingga seluruh anggota keluarganya mampu melakukan pertolongan terhadap secara mandiri pada bidang kesehatan dan berperan aktif dalam tiap kegiatan di lingkungan masyarakat. 

Menerapkan perilaku PHBS juga merupakan suatu upaya pencegahan penularan  pengalaman tentang PHBS melalui perorangan, kelompok, ataupun masyarakat luas melalui edukasi atau sosialisasi sebagai media informasi. 

Selai itu, pola hidup bersih dan sehat ialah suatu rekayasa sosial dengan tujuan sebanyak mungkin dapat menjadikan anggota masyarakat sebagai agent of change supaya mampu meningkatkan kualitas diri dalam menerapkan PHBS terutama pada anak sekolah.

Membiasakan berpola hidup bersih dan sehat tersebut perlu diterapkan dari sekarang terlebih pada masa wabah Covid-19 ini. 

Pembiasaan PHBS bermaksud memberikan suatu aktivitas rutin pada seseorang terkait berpola hidup bersih dan sehat sehingga menjadi suatu kebiasaan.

 Peran orang tua sangatlah penting dan berpengaruh dalam pembiasaan berpola hidup bersih dan sehat di dalam keluarga. Orang tua berkewajiban dalam penentuan pilihan layanan kesehatan yang berkualitas untuk anggota keluarga seperti mengonsumsi berbagai jenis makanan yang bergizi, dukungan emosional, kegiatan hidup sehari-hari (aktifitas fisik), serta kualitas lingkungan . 

Oleh sebab itu, pembiasaan berpola hidup bersih dan sehat kepada anggota keluarga khususnya pada anak dan masyarakat di masa wabah Covid-19 ini dapat berupa edukasi baik itu berbasis teori maupun praktik secara langsung. 

Jika anak membiasakan diri berpola hidup bersih dan sehat sejak dini, maka secara tidak langsung anak telah berperan aktif dalam memerangi covid-19 di Indonesia. 

WHO mengatakan bahwa salah satu usaha untuk mencegah penularan Covid-19 adalah dengan mencuci tangan, memakai masker, menerapkan etika batuk yang baik dan benar, serta menjaga jarak pada saat melakukan aktivitas (WHO 2020).

Sejak diberlakukannya peraturan pemerintah yang membolehkan sekolah melakukan proses pembelajaran secara offline atau tatap muka berbagai persiapan dilakukan oleh pihak sekolah.

 Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di era New Normal di masa pandemi covid 19 memicu perubahan pola hidup dan imunitas yang ada di masyarakat terutama pada anak sekolah SDN 76 Pekanbaru. 

"Solusinya adalah memberikan pemahaman dan keterampilan kepada siswa seolah dasar 76 terkait perilaku hidup bersih dan sehat selama proses pembelajran di sekolah." Kata Ketua tim pengabdian masyarakat dari STIKes Al Insyirah Pekanbaru Ns. Suci Amin, S.Kep, MMR dengan mengangkat tema Manajemen Pencegahan Covid 19 Melalui Edukasi PHBS Pada Anak Usia Sekolah di SDN 76 Pekanbaru. 

Suci Amin menjelaskan, Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan, monitoring dan pelatihan.

"Kegiatan dilakukan pada tanggal 11 Juni 2020 di SDN 76 Pekanbaru. Peserta terdiri dari siswa-siswi SDN 76 Pekanbaru kelas 4a, 4b, 4c yang berjumlah 90 siswa serta beberapa perwakilan guru-guru di SDN 76 Pekanbaru."

"Dari hasil penyuluhan yang dilakukan terdapat peningkatan pemahaman siswa terhadap perilaku hidup bersih dan sehat seperti : sering cuci tangan mengunakan sabun sebelum makan, menerapkan etika batuk, mengunakan masker yang baik dan benar, meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi makanan yang sehat, menjaga jarak dan menghindari kerumunan". sambung Ns. Destria Efliani, MM. 

Dalam pelaksanaan program ini, Destria menjelaskan, tim penyuluh telah melakukan penyusunan rencana metode yang dilakukan selama proses. 

"Kegiatan pelatihan menggunakan metode penyuluhan, Training of Trainers (TOT) dan monitoring serta pendampingan. Berikut ini uraian tahapan dari solusi permasalahan yang ditawarkan dan uraian pelaksanaan dari setiap tahapan tersebut:
1. Observasi lapangan, Pada tahapan ini dilakukan persiapan untuk mengidentifikasi kebutuhan yang digunakan pada saat pelaksanaan pengabdian di SDN 76 Pekanbaru. Kegiatan ini melibatkan seluruh tim pengabdian
2. Perancangan metode, Tahap ini dilakukan identifikasi mekanisme pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan mitra. Mekanisme yang dimaksud diantaranya penentuan waktu pelaksanaan pengabdian dan kesiapan mitra.
3. Perancangan media, Tahap ini dilakukan perancangan media pembelajaran.
4. Sosialisasi pelaksanaan PHBS dalam mencegah Penularan Covid 19
5. Sosialisasi dan simulasi pendampingan pelaksanaan PHBS
6. Evaluasi pelaksanaan PHBS
7. Membuat perencanaan program berkelanjutan bersama mitra terkait keberlanjutan program PHBS" Tutur Ns. Destria Efliani, MM. 

Peserta pada kegiatan ini adalah siswa-siswa kelas 4a, 4b, 4c sebanyak 90 siswa dan melibatkan guru sebagai pendamping. 

"Peserta diajarkan bagaimana berprilaku hidup bersih dan sehat selama menjalani proses pembelajaran di sekolah, mulai dari pengunaan masker yang baik dan benar, cara mencuci tangan dengan sabun, mengkonsumsi makanan yang sehat dan menghindari kerumunan atau mengatur jarak pada saat berinteraksi." Sambung Ns. Ika Permanasari, M.Kep.

Selanjutnya sambung Ika, Materi yang disampaikan oleh narasumber diakhiri dengan kesimpulan bahwa menjaga pola hidup bersih dan sehat selama diberlakukannya proses pembelajaran luring atau tatap muka sangat penting sehingga menghindari berbagai jenis penyakit yang memungkinkan terjadi pada saat berada di sekolah.

"Hasil pengabdian masyarakat ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan dan pemahaman terhadap peserta yang tentunya memiliki dampak terhadap penerapan pada aktifitas sehari hari, baik selama di sekolah ataupun nantinya Ketika sudah berada di rumah." Tutup Ns. Ika Permanasari, M.Kep. 

Tim Pengabdian Masyarakat dari Civitas Akademika STIKes Al Insyirah yang mengangkat tema Manajemen Pencegahan Covid 19 Melalui Edukasi PHBS Pada Anak Usia Sekolah di SDN 76 Pekanbaru. Diantaranya Ns. Suci Amin, S.Kep, MMR selaku ketua tim, dan Ns. Destria Efliani, MM serta Ns. Ika Permanasari, M.Kep masing-masing sebagai anggota. 

Komentar Via Facebook :