BMBerita.com

Pengabmas STIKes Al Insyirah : Tingkatkan Pengetahuan Gizi Seimbang Pada Ibu Menyusui

Pengabmas STIKes Al Insyirah : Tingkatkan Pengetahuan Gizi Seimbang Pada Ibu Menyusui

BMBerita.com, Pekanbaru - Masa menyusui adalah masa yang sangat penting dan berharga bagi seorang ibu dan bayinya. 

Pada masa inilah hubungan emosional antara ibu dan anak akan terjalin, dengan periode yang cukup panjang, masa menyusui sangat baik bagi perkembangan mental dan psikis anak.

 Ketika air susu mengalir dari payudara ibu, si anak akan merasakan betapa besar curahan cinta, kasih sayang, dan kehangatan yang diberikan kepadanya. 

Asupan zat gizi ibu ditentukan oleh ketersedian makanan di tingkat keluarga. Ketersediaan makanan atau ketahanan pangan tingkat keluarga atau rumah tangga sangat ditentukan oleh kemampuan daya beli atau pendapatan keluarga tersebut. 

Pada keluarga dengan tingkat pendapatan rendah akan sulit menyediakan makanan yang bermutu sesuai dengan kebutuhan gizi anggota keluarganya, sehingga anggota keluarganya menjadi rawan masalah gizi. Golongan ibu menyusui merupakan kelompok sangat rawan terhadap masalah kekurangan gizi . 

Gizi pada ibu menyusui erat kaitannya dengan produksi air susu dimana hal tersebut berkaitan juga dengan pemenuhan gizi bayi dan balita. Nutrisi bagi ibu sangat penting untuk tumbuh kembang bayi. Nutrisi merupakan zat yang diperlukan tubuh untuk proses metabolisme tubuh. 

Kondisi ibu tidak kalah penting dengan kondisi bayi, karena kondisi ibu menentukan kondisi kesehatan bayi. Asupan gizi ibu menentukan kualitas produksi ASI, oleh karena itu ibu membutuhkan asupan makanan dari gizi seimbang yang kaya akan vitamin dan mineral.

Gizi pada ibu menyusui sangatlah erat kaitannya dengan produksi air susu, yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi. Kualitas dan jumlah pada jumlah ASI yang dihasilkan, ibu menyusui disarankan memperoleh tambahan zat makanan 700 Kkal yang digunakan untuk memproduksi ASI dan untuk aktifitas ibu itu sendiri.

Nutrisi atau gizi adalah zat yang diperlukan oleh tubuh untuk keperluan metabolismenya. Kebutuhan gizi pada masa nifas terutama bila menyusui akan meningkat 25% karena berguna untuk proses kesembuhan karena sehabis melahirkan dan untuk memproduksi air susu yang cukup untuk menyehatkan bayi. Semua itu akan meningkat tiga kali dari kebutuhan biasa. 

Mengingat pentingnya pengetahuan tentang keseimbangan gizi pada ibu menyusui, civitas akademika STIKes Al Insyirah Pekanbaru melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah kerja puskesmas rejosari Pekanbaru pada tanggal 13 Juli 2022.

"Dalam pelaksanaan program ini, kami telah melakukan penyusunan rencana metode yang dilakukan selama proses. Kegiatan pelatihan menggunakan metode penyuluhan, Training of Trainers (TOT). " Ujar Ketua Tim pengabmas Rika Ruspita, SST., M. Kes. 

Rika menjelaskan, Program utama dilakukan dengan beberapa tahap diantaranya studi lapangan, pengumpulan alat dan bahan, perancangan metode, dan melakukan edukasi. 

" Peserta yang di beri edukasi tentang Gizi Seimbang Pada Ibu Menyusui merupakan ibu-ibu yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru." ujar Rifa Rahmi, SST, M.Kes,  yang juga anggota pengabmas RStikes Al insyirah. 

"Dari hasil pengabdian kepada masyarakat ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan peserta tentang gizi seimbang pada ibu menyusui yang bisa dilihat dari hasil Pretest 67% dan pelaksanaan Postest 87%." sambung Rifa Rahmi SST, M. Kes. 

Wira Ekdeni Aifa , SST, M.Kes mengatakan, Secara keseluruhan diperoleh bahwa hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan mengenai peningkatan pengetahuan tentang gizi seimbang pada ibu menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari sebelum diberikan penyuluhan sebesar 67% dan sesudah diberikan penyuluhan sebesar 87%.

Tim pengabdian masyarakat yang turun memberi penyuluhan di puskesmas diantaranya Rika Ruspita, SST., M. Kes.  Rifa Rahmi SST, M. Kes. Wira Ekdeni Aifa , SST, M.Kes dan dibantu dia orang mahasiswa. 


 

Komentar Via Facebook :