BMBerita.com

Prodi Keperawatan STIKes Al Insyirah Pekanbaru Gelar Pelatihan Supervisi Klinik Model Group dalam Pendokumentasian Asuhan Keperawatan

Prodi Keperawatan STIKes Al Insyirah Pekanbaru Gelar Pelatihan Supervisi Klinik Model Group dalam Pendokumentasian Asuhan Keperawatan

BMBerita.com, Pekanbaru - Keperawatan merupakan bentuk pelayanan profesional yang di dasarkan pada ilmu keperawatan. Pada perkembangannya ilmu keperawatan selalu mengikuti perkembangan ilmu lain, mengingat ilmu keperawatan merupakan ilmu terapan yang selalu berubah mengikuti perkembangan zaman.

Demikian juga dengan pelayanan keperawatan di Indonesia, harus mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional sesuai dengan tuntutan zaman dan kompetensinya.

Kompetensi perawat sangat luas, mencakup praktik profesional, etis, legal, peka budaya, pemberian asuhan, manajemen asuhan keperawatan, pengembangan kualitas personal dan profesional.

Dalam praktik profesional, perawat perlu memperhatikan segala hal yang dilakukan mulai dari hal kecil yaitu kepatuhan cuci tangan, memonitoring risiko jatuh, beban kerja/ burn out, hingga hal yang tidak kalah penting yaitu dokumentasi.

Dokumentasi keperawatan merupakan hal krusial sebagai bukti dan pertanggungjawaban atas tindakan keperawatan dalam peningkatan kualitas dan kinerja perawat.

Dokumentasi keperawatan adalah suatu alat yang di gunakan untuk mengevaluasi asuhan keperawatan yang di berikan kepada pasien.  dengan kata lain, dokumentasi keperawatan merupakan cerminan kualitas asuhan keperawatan yang diberikan perawat terhadap pasien.  

Beranjak dari itu, Akademisi dari  Program Studi keperawatan STIKes Al Insyirah Pekanbaru menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni melakukan Pengabdian kepada Masyarakat dengan mengadakan Pelatihan Supervisi Klinik Model Group dalam Pendokumentasian Asuhan Keperawatan yang dilaksanakan di Rumah Sakit Sansani Pekanbaru pada tanggal 25 juni 2022.

“Mengingat pentingnya dokumentasi keperawatan di Rumah Sakit dalam hal evaluasi asuhan keperawatan yang diberikan kepada pasien dan  mengetahui kualitas asuhan keperawatan yang diberikan sorang perawat kepada pasien perlu dilakukan pelatihan supervisi klinik model group.” kata Ns. Fitra Mayenti, M.Kep kepada awak media Sabtu (16/7/22).

Ns. Fitra Mayenti, M.Kep mengatakan, sebelum pelaksanaan pelatihan, peserta yang terdiri dari Kepala ruangan dan katim terlebih dahulu dilakukan pretest, setelah itu diberikan sosialisasi tentang supervisi klinik model group.

“Kemudian, sesudah sosialisasi peserta diberikan postes terkait supervisi klinik model group dalam bentuk peyebaran kuesioner.” tambahnya.

Ns. Dilgu Meri, M.Kep mengatakan, analisis situasi pada rumah sakit sangat diperlukan guna menjawab tantangan bidang kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, baik pada Rumah Sakit pemerintah maupun swasta.

“Hal ini seiring dengan peningkatan tuntutan masyarakat/konsumen terhadap jaminan pelayanan kesehatan yang berkualitas.” imbuhnya.

maka dari itu sangat penting untuk mengetahui permasalahan yang dihadarpi fasilitas kesehatan sambung Ns. Ahmad Redho, M.Kep

karena kata dia, dokumentasi keperawatan merupakan indikator mutu pelayanan di rumah sakit, dengan pendokumentasian asuhan keperawatan dapat menggambarkan kinerja perawat sebagai pemberi asuhan kepada pasien diruangan.

“Pelaksanaan pendokumentasi keperawatan dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah supervisi dari atasan. Dengan melihat permasalahan yang ada di RS Sansani yang dipaparkan pada analisis situasi, baru dapat dirumuskan permasalahannya. pemberian solusi terhadap permasalahan yang dihadapi salah satunya dengan melaksanakan Pelatihan Supervisi Klinik Model Group dalam Pendokumentasian Asuhan Keperawatan ” tutup Ns. Ahmad Redho, M.Kep.

Pelasanakan Pelatihan Supervisi Klinik Model Group dalam Pendokumentasian Asuhan Keperawatan dilakukan oleh Ns. Fitra mayenti, M.Kep, selaku ketua, Ns. Dilgu Meri, M.Kep Anggota dan Ns. Ahmad Redho, M.Kep Anggota. serta dibantu oleh Lima orang mahasiswa Keperawatan STIKes Al Insyirah.

Komentar Via Facebook :