BMBerita.com

Pentas Seni Anak Berkebutuhan Khusus Jadi Ajang Unjuk Bakat dan Kampanye Pendidikan Inklusif

Pentas Seni Anak Berkebutuhan Khusus Jadi Ajang Unjuk Bakat dan Kampanye Pendidikan Inklusif

BMBerita.com, Pekanbaru – Yayasan Harapan Istimewa Bunda Ella kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus melalui kegiatan Pentas Seni dan Kreativitas Anak Berkebutuhan Khusus yang menampilkan berbagai bakat dan kemampuan para peserta didik. Rabu (24/6/26)

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk menunjukkan kreativitas, minat, dan bakat yang mereka miliki. Melalui acara ini, yayasan ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa anak-anak spesial juga mampu berkarya, berprestasi, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang melalui pendidikan yang tepat.

"Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa ananda spesial tetap bisa berkarya. Kami juga ingin mengedukasi masyarakat bahwa pendidikan inklusif dan layanan pendidikan khusus sangat penting, karena anak-anak berkebutuhan khusus tetap bisa bersekolah dan meraih prestasi sesuai kemampuan mereka masing-masing," ujar Ketua Yayasan Harapan Istimewa Bunda Ella, Wella Martha Wulan, M.Pd, yang akrab disapa Bunda Ella.

Acara dikemas dalam bentuk pentas seni yang menampilkan berbagai pertunjukan menarik, mulai dari menyanyi, tari kreasi, tari daerah, pantomim, fashion show, drama musikal, hingga berbagai penampilan lainnya yang berhasil memukau para orang tua dan tamu undangan yang hadir.

Yayasan Harapan Istimewa Bunda Ella saat ini menaungi dua satuan pendidikan, yakni KB Layanan Khusus HIBE untuk anak usia 3–7 tahun dan SD Layanan Khusus HIBE untuk anak usia 7–15 tahun.

Pada kesempatan tersebut, Bunda Ella juga memperkenalkan perubahan nama sekolah tingkat PAUD yang sebelumnya dikenal sebagai KB Inklusi Harapan Yasti. Mulai Tahun Ajaran 2026/2027, nama sekolah resmi berubah menjadi **KB Layanan Khusus HIBE.

"Jadi sekarang mama, papa, wali murid, dan masyarakat tidak perlu bingung lagi karena sebelumnya nama sekolah tingkat PAUD dan SD berbeda. PAUD menggunakan nama KB Inklusi Harapan Yasti, sedangkan SD menggunakan nama Sekolah Layanan Khusus HIBE. Mulai tahun ajaran 2026/2027 ini, nama keduanya sudah disamakan menjadi HIBE," jelas Bunda Ella.

Sekolah Layanan Khusus HIBE merupakan lembaga pendidikan yang secara khusus memberikan pelayanan dan fasilitas bagi anak berkebutuhan khusus sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing anak. Berbagai program yang tersedia di antaranya:

* KB Layanan Khusus HIBE;
* SD Layanan Khusus HIBE;
* Kelas stimulasi sesuai kebutuhan anak, meliputi stimulasi perilaku, sensori integrasi, okupasi, wicara, dan bimbingan belajar anak berkebutuhan khusus;
* Program ekstrakurikuler dan life skill sesuai minat dan bakat anak;
* Layanan psikologi, seperti asesmen psikologis, tes kesiapan belajar, tes IQ, tes minat dan bakat, serta layanan pendukung lainnya;
* Kelas klasikal kecil dengan maksimal 3 siswa;
* Kelas klasikal besar dengan maksimal 8 siswa;
* Program fullday school hingga pukul 17.00 WIB;
* Fasilitas asrama.

Lebih lanjut, Bunda Ella menyampaikan bahwa yayasan berkomitmen untuk terus menyediakan ruang ekspresi bagi anak-anak berkebutuhan khusus melalui penyelenggaraan pentas seni secara berkala.

"Insyaallah ke depan Yayasan Harapan Istimewa Bunda Ella akan terus memfasilitasi panggung-panggung kreativitas seperti ini bagi siswa berkebutuhan khusus, baik setiap tiga bulan maupun enam bulan sekali. Kami berharap kegiatan berikutnya dapat diselenggarakan dalam skala yang lebih besar dengan melibatkan lebih banyak sekolah," ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan panggung seni yang berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan diri anak-anak berkebutuhan khusus agar berani tampil di depan publik dan menunjukkan potensi terbaik yang mereka miliki.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Harapan Istimewa Bunda Ella berharap masyarakat semakin memahami bahwa setiap anak memiliki potensi yang dapat dikembangkan. Dengan dukungan pendidikan yang tepat, anak berkebutuhan khusus dapat tumbuh menjadi individu yang mandiri, percaya diri, dan mampu berkontribusi di tengah masyarakat.

Komentar Via Facebook :