LBH Sandrego MoU dengan STAI Imam Asy Syafii, Dr Yusuf Daeng Beri Motivasi ke Mahasiswa
BMBerita.com, Pekanbaru – Dihadapan sekitar 400 orang mahasiswa baru Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Imam Asy Syafii, Direktur Lembaga Bantuan Hukum Sandrego Dr. H.M Yusuf Daeng didapuk sebagai Pembicara dalam acara Sharing Session yang ditaja oleh BEM STAI Imam Asy Syafii, Kamis (8/8/24).
Kedatangan Dr MH Yusuf Daeng ke STAI Imam Asy Syafii, selain selaku pemateri juga menandatangani MoU antara LBH Sandrego dengan STAI Imam Imam Asy Syafii.
Materi yang diberi oleh Dr. Yusuf Daeng seputar Ilmu hukum dan peluang kerja bagi lulusan sarjana hukum. Secara garis besar, Dr. Yusuf Daeng mengatakan, terdapat dua pilihan bagi sarjana hukum untuk mengaplikasikan ilmunya ditengah masyarakat. Pertama menjadi penegak hukum yakni kepolisian, kejaksa, kehakiman dan advokat.
Yang kedua, dijelaskan oleh Dr Yusuf Daeng, sarjana hukum bisa menjadi sorang paralegal, konsultan hukum, notaris dan mediator atau menjadi legal di perusahaan.
Namun begitu, akademisi yang berprovesi sebagai advokat itu menjelaskan, apapun profesi yang akan dipilih nanti oleh mahasiwa setelah menyandang gelar sarjana hukum, pasti akan menjumpai berbagai tantangan. Ia berpesan setiap tantangan itu harus dihadapai, karena itu merupakan bagian dari proses dan pembentukan karakter untuk meraih kesuksesan.
“Sikap pantang menyerah harus ditanamkan dalam diri. Jika mengalami kendala sedikit saja sudah menyerah, maka kesuksesan akan makin terasa jauh untuk digapai ujar Dr. Yusuf Daeng.”
Selain itu, Dr. Yusuf Daeng juga ingatkan, semenjak masih dibangku kuliah hendaknya para mahasiswa mengasah soft skilnya. Diantaranya belajar teknik berbicara didepan umum, cara bernegosiasi, bagaimana cara meningkatkan kepercayaan diri sehingga ketika berhadapan dengan orang kita dipandang memiliki nilai (Value).
“soft skil sangat berguna ketika kita memasuki dunia kerja” ujarnya.
Dengan kata lain, sambung Dr. Yusuf Daeng, dengan berbagai keterampilan yang kita memiliki, hendaknya kita yang menciptakan peluang kerja tersebut.
Pesan mendasar yang diberikan oleh Dr. Yusuf Daeng kepada Mahasiswa baru STAI Imam Asy Syafii, kunci sukses utama seseorang ialah bagaiman dia istiqomah menanamkan nilai-nilai agama dalam kehidupannya. “harus menjadi seorang yang religius” tegas Yusuf Daeng.
Dijelaskan oleh Dr. Yusuf Daeng, didalam berperilaku seseorang harus tahu batasan-batasannya. Menanamkan kejujuran, dan berikap adil penting untuk dilakukan. Taat dan patuh kepada orang tua menjadi kunci sukses berikutnya, karena apapun yang kita lakukan hendaknya mendapat restu dari kedua orang tua. Doa orang tua menjadi pembuka pintu-pintu rezki kita. “Tentunya dibarengi dengan ikhtiar dan doa kita kepada Allah, SWT .” Ujar Dosen Fakultas Hukum UNILAK itu.
Disela-sela pemberian materi, seperti biasanya, Dr Yusuf Daeng membuka dialog interaktif kepada mahasiswa yang hadir. Tampak para peserta antusias mendengarkan paparan materi yang disampaikan oleh Dr. H.M Yusuf Daeng. Pada acara sharing Session tersebut juga dihadiri oleh dosen STAI Imam Asy Syafii.









Komentar Via Facebook :